5 Altcoin 2025 Potensial Layak Lirik
Ada 5 altcoin 2025 yang potensial dan diunggulkan menurut crypto exchange Reku ini dapat dijadikan referensi oleh trader dan investor.
Tahun 2025 diproyeksikan menjadi tahun yang penuh peluang bagi pasar aset kripto. Selain Bitcoin, berbagai proyek dan sektor baru mulai mendapatkan perhatian lebih dari investor, baik institusional maupun ritel.
Artikel ini membahas lima aset kripto sebagai altcoin 2025 unggulan yang memiliki potensi besar di tahun mendatang, berdasarkan analisis tren dan inovasi terbaru, disampaikan oleh Fahmi Almuttaqin, Crypto Analyst Reku dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/12/2024).
1. Lido DAO (LDO)
Lido DAO menonjol di tengah potensi integrasi ETH staking dengan produk ETF Ethereum, seiring dengan regulasi crypto AS yang semakin positif. Sepanjang 2024, Lido telah membuktikan relevansinya sebagai platform liquid staking yang profitable, dengan pendapatan mingguan terendah berada di US$14,37 juta. Potensi ini menjadikan LDO sebagai aset altcoin 2025 yang layak untuk diperhatikan, menurut Fahmi.
2. Ethereum (ETH)
Ethereum tetap menjadi salah satu aset kripto unggulan dengan dominasi sebagai smart contract platform dan aplikasi terdesentralisasi. Kinerja kriptonya yang semakin akomodatif terhadap adopsi stablecoin menjadi faktor pendorong utama. Pada akhir 2024, Ethereum berhasil menggantikan Tron sebagai jaringan blockchain dengan suplai USDT terbesar, yang memperkuat posisinya di pasar stablecoin . Selama setahun terakhir, harga ETH tumbuh positif 45 persen.
3. USUAL
USUAL mencuri perhatian sebagai platform RWA dan stablecoin terdesentralisasi. Dengan semangat origin Bitcoin, proyek ini membawa keunikan sebagai aset publik yang tidak dikelola oleh entitas terpusat tertentu. Pertumbuhan adopsi USUAL sebagai kripto potensial di altcoin 2025.
4. PNUT
PNUT menjadi salah satu meme coin yang menarik perhatian dengan pertumbuhan kapitalisasi pasar tercepat. Dukungan naratif menarik dan asosiasi dengan figur berpengaruh membuat proyek ini berpotensi besar untuk terus berkembang pada tahun 2025.
4 Narasi Kripto 2025, Meme Coin Masih Kinclong
5. Chainlink (LINK)
LINK tetap menjadi aset strategis dalam ekosistem Chainlink, didukung oleh kolaborasi besar dengan institusi seperti SWIFT . Adopsi teknologi Chainlink yang luas menjadi katalis positif bagi permintaan organik terhadap LINK. Tahun 2025 diproyeksikan menjadi tahun yang menandai capaian menarik dari hasil kolaborasi tersebut.
Tahun 2025 menghadirkan berbagai peluang menarik di pasar aset kripto. Investor perlu memanfaatkan momentum ini dengan strategi yang cermat dan memilih aset altcoin 2025 yang memiliki likuiditas tinggi serta relevansi pasar yang kuat. Dengan pengelolaan risiko yang tepat, tahun depan dapat menjadi periode yang menguntungkan bagi investasi kripto. [ps]
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Dominari Holdings mengadopsi strategi Bitcoin korporat, menginvestasikan $2 juta dalam ETF Bitcoin BlackRock
Dominari, yang diperdagangkan dengan ticker DOMH dan memiliki kapitalisasi pasar sebesar $70 juta, adalah perusahaan publik terbaru yang menetapkan strategi perbendaharaan Bitcoin korporat.

Pasar kripto merosot karena data inflasi AS terbaru membebani sentimen
Bitcoin mengalami penurunan yang lebih moderat dibandingkan dengan altcoin saat data Indeks PCE AS pada hari Jumat menegaskan kembali kekhawatiran inflasi yang meningkat. Pasar kripto yang lebih luas terkena dampak lebih parah oleh berita tersebut, dengan ETH, SOL, dan XRP turun lebih dari 6% dalam 24 jam terakhir. Data inflasi mungkin membuat Federal Reserve enggan untuk melakukan pemotongan suku bunga lebih lanjut pada bulan Mei, tetapi katalis untuk pemulihan masih ada, menurut para ahli.

Nasdaq mengajukan 19b-4 kepada SEC untuk mencatat dan memperdagangkan saham ETF Avalanche yang diusulkan oleh Grayscale
Ringkasan Cepat Nasdaq telah mengajukan formulir 19b-4 kepada SEC untuk ETF Avalanche spot atas nama Grayscale. Grayscale mengikuti jejak VanEck dalam mencari persetujuan SEC untuk meluncurkan ETF Avalanche di samping serangkaian proposal dana kripto baru-baru ini.

Pasangan perdagangan margin spot baru - TUT/USDT
Berita trending
LainnyaHarga kripto
Lainnya








