Etherscan Rilis API v2 Beta: Akses 50+ Blockchain dalam Satu API!
Etherscan, telah meluncurkan pembaruan v2 pada application programming interface (API), sebuah peningkatan signifikan untuk menyederhanakan pengembangan multichain.
Dalam versi beta Etherscan v2 ini, pengembang dapat mengakses data dari 50 jaringan blockchain yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM) hanya dengan menggunakan satu API key.
Baca Juga Crypto Narratives 2024 : Top 5 Aset Kripto di Sektor Artificial Intelligence
API adalah kode unik yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengautentikasi pengguna, yang pada dasarnya berfungsi sebagai digital identification untuk memberikan akses ke layanan atau data API tersebut.
Dalam kasus Etherscan, API key melindungi baik layanan maupun pengguna, mencegah akses yang tidak sah dan memungkinkan penyampaian data dan layanan hanya kepada pengguna yang disetujui.
Fitur Utama
Perubahan utama dari v1 ke v2 adalah upaya Etherscan untuk mempermudah akses data multichain dengan menyediakan API baru menggunakan parameter “chainID.”
Parameter ini memungkinkan pengembang untuk menentukan target blockchain dalam satu API, sehingga tidak perlu lagi menggunakan banyak API key dan konfigurasi yang berbeda untuk setiap blockchain.
Jaringan yang didukung meliputi Ethereum, BNB Smart Chain, Polygon, Arbitrum, serta testnet seperti Sepolia, Goerli, dan lainnya yang unik untuk setiap jaringan.
Dampak bagi Pengembang
API dari Etherscan v2 mempermudah pengembang untuk membuat aplikasi di beberapa blockchain, dengan menyediakan satu titik manajemen untuk data blockchain.
Penggunaan satu API key dapat mengurangi waktu pengaturan, menyederhanakan kode, dan tetap kompatibel dengan versi v1, sehingga menghilangkan kekhawatiran terkait gangguan pada aplikasi dan layanan yang sudah ada.
Etherscan menjelaskan bahwa tidak semua endpoint chain saat ini didukung, dan meskipun belum ada jadwal untuk penghentian v1, blockchain explorer ini berencana menghentikan v1 secara bertahap di masa mendatang.
Baca Juga Dalam 24 Jam, Raydium Raih Pendapatan Biaya Lebih Besar dari Ethereum
Implikasi untuk Aplikasi Multichain
Tren menuju blockchain yang terpadu semakin berkembang dari lintas negara hingga lintas chain, seperti yang terlihat dalam pengembangan demo solusi pembayaran blockchain baru dari Chainlink.
API pada Etherscan v2 ini menambahkan kemampuan baru untuk memudahkan akses data blockchain multichain yang terstandarisasi bagi pengembang dan pengguna.
Meskipun API multichain sudah ada di dunia Web3, sejarah Etherscan yang dikenal luas dapat membantu mengurangi beban kerja pengembang sekaligus meningkatkan efisiensi aplikasi.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Aave dan MakerDAO bersinar saat pendapatan DeFi kembali ke puncak 2021 di tengah pendatang baru
Tinjauan Singkat Dari kenaikan pesat Ethena hingga rekor MakerDAO di bulan Desember, berikut adalah pandangan lebih dekat tentang tahun kebangkitan DeFi. Berikut ini adalah kutipan dari buletin Data dan Wawasan The Block.
Paus Belum Selesai Mengumpulkan 50x Potensi Kripto Ini: PEPE, RBLK, dan FTM
Apakah Tether Benar-Benar Stabil? Penyelaman Mendalam ke dalam Cadangannya
Berita SOL: Solana Dev Mengumumkan Winternitz Vault yang Tahan Quantum untuk Pengguna